Parpol Miskin ??


Miskin Motifasi?

Kampanye partai politik dinilai 'miskin' inovasi.
Selain melibatkan anak-anak dan melakukan praktik 'Money Politik' dalam kampanye terbuka, partai politik peserta Pemilu tahun 2014 juga minim gagasan.
Aendra menilai, kampanye menjadi ajang aktifitas nasris tanpa ada substansinya. "Ini kampanye hanya soal teriak-teriak saja dan tanpa kekuatan inovatif bagi politik Komunikasi Indonesia. Jorjoran saja yang nampak, namun kurang memberikan pemikiran cerdas, dalam politik kekinian "kata Direktur Eksekutif Citra Survei Indonesia Aendra Medita, di Jakarta, Senin (24/3). 

Oleh karenanya, dikatakan Aendra, partai politik dinilai gagal total dalam memberikan pendidikan politik bagi rakyat. Alih-alih menisbatkan diri sebagai salah satu pilar demokrasi, namun yang terjadi partai politik justru sering menggunakan nama rakyat sebagai komoditas politik untuk dijual. "Selain dangdutan, ya hanya janji saja yang diumbar, "sambungnya.
Seharusnya, kata Aendra, partai politik memanfaatkan massa kampanyenya untuk menghimbau publik agar menyalurkan aspirasi dan tidak golput dalam pemilu legislatif (pileg) mendatang.
Sebab, meyakinkan pemilih di tengah buruknya citra parpol, bukanlah hal yang mudah. "Harusnya ajakan seperti anti Golputnya juga bukan hanya KPU yang bersuara namun Parpol baiknya punya kesadaran ajakan tolak Golput, meski kita tahu Golput ini tentang jadi hantu menakutkan dalam pemilu di Indonesia ini," tutup Aendra. 

Sumber:  http:// / www . pemilu.com /  danTV One http://www.tvonenews.tv/
Himatif Trunojoyo
Himatif Trunojoyo

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Trunojoyo Madura